Kemarin aq menatap langit dikala
senja. Warnanya mendeskripsikan banyak perasaan. Kuning bercampur merah
dipadukan dengan warna biru langit yang masih jelas nampak dan juga
dibayag-bayangi warna hitam malam. Perpaduan yang tak mudah dideskripsikan dengan
keterbatasan indra penglihatan manusia. Pertanyaanku hanya satu. Akankah kamu
melihat warna yang sama, sisi yang sama dan dengan perasaan yang sama seperti
apa yang aku rasakan dan akaau lihat kemarin? bukankah kita berada diwaktu yang
sama, hidup dibwah langit yang sama meski aku tahu kita tidak berdiri
berdampingan ditempat yang sama. Jika kamu merasakannya akankah seseorang yang
kamu ingat itu adalah aku, apakah ada namaku dibenakmu kala itu? Aku belum
punya waktu dan kesempatan yang tepat untuk menanyakannya kepadamu saat ini. Aku
hanya bisa berharap ya memang aku dan namaku yang muncul dibenakmu pada saat
itu. Suatu hari nanti mungkin akan ada kesempatan untukku menanyakannya. Sampai
tiba waktunya nanti simpanlah rapat-rapat semua jawaban itu. Kalaupun sekarang
jawaban yang aku harapkan sekarang tidak pernah muncul mungkin nanti suatu hari
kamu berubah dan bisa memberikan jawaban seperti apa yang aku harapkan saat
ini. Aku bukan orang yang suka akan kata
menunggu tapi untukmu kata menunggu sama artinya juga harapan.
Subscribe to:
Posts (Atom)