darimana aku? kemana aku?


Aku terpaku dengan segala rasa yang mungkin tak dapat lagi aku pikirkan seberapa berartinya lagi, yang aku tahu hanya ya begini. Aku berhenti disudut jalan sejenak saja untuk memandang ke arah langit. Begitu teduh dan begitu damai. Sejenak masalah itu terlupakan. Aku hanya tahu ada langit yang menaungiku ada damai yang menyertaiku dan selalu ada kesegaran yang bersedia menampung segala jenuhku. Aku melanjutkan berjalan lagi menatap kembali kebenaran hidup yang harus aku jalani. Apalah arti hidup tanpa masalah? Kita akan lebih merasakan apa yang namanya kehidupan kalau kita benar-benar menyelesaikan masalah itu dengan ikhlas. Sakit hati hanyalah secuil kecil masalah kehidupan mungkin seperti remahan yang ditimbulkan roti tart yang gedenya lebih gede dari ban truk kontainer. Hanya kecil sekali pasti kita bisa menyelesaikannya lebih mudah dari masalah hidup lainnya. Oke fine kita punya semangat lagi untuk bisa menjalani kehidupan ini dengan lebih baik dan indah lagi. Kita hanya perlu menjalani karena kita sudah punya sutradara dan produser sendiri dalam hidup ini. Layaknya aktor dan aktris di film kita hanya harus menjalani apa yang sudah ditulis discirpt tapi bukan dengan kepura-puraan. Jadilah dirimu sendiri, jangan terlalu bergantung pada orang lain dan temukan jalan tersendiri untuk membuat mereka yang ada disekitarmu bahagia. Jangan memilih untuk disenangkan orang lain banggalah dengan menyenangkan orang lain. Kemanapun kamu pergi seberapapun kamu berhasil jangan lupa kamu adalah bagian dari masyarakat mendapatkan pelajaran hidup dari masyarakat bukankah seharusnya yang kita dapatkan dikembalikan lagi kemana kita mendapatkannya?  tapi semua itu milik-Nya jadi tetaplah rendah diri,, kesombongan hanya akan menghancurkan dirimu.. vrai?
 
template designed by 2k6351