PEDAS
Pedas.. kenapa aku menyukainya?
Alasannya simpel. Karenanya aku tak perlu merasakan yang lain, bahkan rasa tak
enakpun tak akan terasa. Aku suka pedas sampai rasanya nyeri diperut. Bisakah
kau seperti rasa pedas itu? Selalu ada jika aku menginginkannya. Membuatku
hanya merasakanmu tidak perlu dunia tidak perlu mereka hanya aku dan rasaku.
Kau pasti lebih suka manis ya kan? Aku tau itu karena kau tidak bisa untuk
mencoba pedas bahkan hanya mencobanya karena kau pasti takut akan resiko sakit
nantinya. Aku tahu itu, aku sangat tahu. Aku menerimanya, jika kau menikmati
manis dan tidak pernah bisa menikmati pedas denganku, aku menerimanya. Padahal
aku bisa menikmati pedas dan akupun bisa menikmati manis ketika aku bersamamu.
Aku melakukannya untukmu agar aku bisa sama denganmu tapi kau tidak pernah
berani mengambil resiko untuk bisa bersama denganku, merasakan apa yang aku
suka bersamaku. Kau takut untuk mengambil resiko sakit meskipun jelas2 kau tahu
hanya itu yang bisa kau lakukan agar kita bisa bersama2. Kita terpisah mungkin
karena takdir, atau mungkin karena kau menginginkannya, sedangkan kau tidak
pernah bertanya padaku apakah aku menginginkannya ataukah hal itu memang takdir
adanya. Kau tidak pernah sekalipun bertanya padaku. Aku menunggumu bertanya, aku
menunggu tidak hanya sehari ataupun sebulan lebih dari semua itu tapi sampai
kini jangankan bertanya, bertemu dengankupun kau tidak pernah punya keinginan.
Masihkah aku harus menunggu? Jawaban seharusnya iya tapi aku menolaknya. Aku
tidak lagi menunggumu, ataupun pertanyaanmu. Aku melepaskanmu perlahan2 dari
hatiku dan juga rinduku. Aku akan bahagia disini sedangkan kau kuharap bahagia
disana dengannya. Aku akan tetap
menyukai pedas agar aku tak perlu merasakan lainnya.
untukmu yang tak bisa berkata jujur padaku...