Milkshake Strawberry...
Ahh...... serasa turun hujan setelah
melewati begitu lamanya kekeringan. Manis, segar begitulah rasanya sambil
melihat wajahmu yang kini sudah mulai berubah semakin dewasa. Bukan lagi wajah
anak kecil yang kulihat 2 tahun yang lalu. Kamu dan senyummu itu tak ada yang
berubah. Sifatmu juga masih sama pemalu dan gampang grogi. Andai aku bisa jujur
kalau aku sangat menyukai pertemuan tadi. Benar jika aku merindukanmu, dan tadi
barulah aku siap untuk bertemu denganmu. Setelah aku menata semua hati ini. Setelah
aku berhasil melupakan sayang ini, dan kembali menatapmu sebagai sahabat
seperti awal kita bertemu. Aku sempat menyukaimu, entah suka atau hanya
keinginan untuk merasakan kebahagiaan. Tapi jujur aku sudah bisa biasa seperti
dulu tidak lagi merasakan jantung yang berdetak setiap mendengar suaramu. Satu lagi
hal yang membuat aku tersenyum, vespa itu. Vespa yang dulu sangat kuinginkan
untuk dapat aku menaikinya. Keinginan itu masih ada, karena itu janjimu padaku.
Suatu saat nanti aku akan menagihnya, setelah kamu siap untuk kembali seperti
dulu lagi. Terima kasih untuk pertemuan tadi yang manis dan menyegarkan seperti
milkshake strawbery yang sekali lagi senja tetap menaungi setiap pertemuan
kita.
0 komentar:
Post a Comment