Sendiri menanti sepi
Terbangkan jauh anganku ragu
Meraup sejuta nestapa
Menelan sebongkah ketidak bergunaan hidup
Tanpa terasa aku telah lupa akan rasa air mata
Mulai menikmati apa yang mereka sebut kepedihan
Terbiasa menghadapi kehampaan
Dan mulai berdamai dengan namanya kegagalan
Aku dan kepahitan dunia mungkin adalah teman baik
Kami bertemu disaat semua manusia tidak menginginkan akan
keberadaan kami
Kami bersama-sama untuk saling menemani dalam pengasingan
dunia
Aku yang muak akan mereka semua
Aku yang jenuh dengan kepura-puraan mereka
Tiba-tiba bertemu dengan kepahitan dunia yang sama-sama
tidak diinginkan oleh dunia
Aku senang akan keberadaan kepahitan dunia
Dia tidak munafik
Dia sisi buruk dunia, sisi kesedihan dunia dan yang pasti
dia mau berada bersamaku apapun alasan dibalik semua itu aku tidak peduli. Karena
semua berhak untuk egois, semua berhak individual agar mereka bisa merasa
bahagia dengan definisi mereka sendiri akan kata bahagia.