Apa yang akan kamu lakukan ketika langkah mulai goyah? Aku harap adanya sebuah sandaran untuk menopang agar tak sampai tersungkur jatuh. Tapi jika sandaran itu tidak ada, kemana harus berlari untuk menemukannya? Tidak perlu mencari, jadikanlah hatimu sendiri sebagai penopang. Jika hatimu kuat pasti cukup bisa menopang beban seberat apapun. Ketika semua beban terasa sesak menghimpit dada, dan tak ada tempat untuk berbagi apa yang harus dilakukan? Berceritalah sendiri, hatimu akan mendengarkan seolah dia adalah teman setiamu. Tulisan juga salah satu tempat untuk bercerita, dia setia, diam tidak banyak kritik dan tidak mengeluh. Inilah mengapa aku lebih suka menulis daripada berceloteh dengan orang-orang yang melabelkan diri mereka sebagai sahabat tapi ternyata tidah sebaik apa yang dilabelkan.
AKU boleh EGOIS
Ketika egoku yang setia berdiri dengan diriku
Logikapun tak mampu menumbangkannya
Kebaikan hatipun terabaikan
AKU berhak EGOIS
Tidak memikirkan celoteh orang
Tidak peduli dengan penderitaan
Rasa belah kasihpun memudar
AKU boleh EGOIS
Hanya memikirkan diriku
Hatiku
Kebahagiaanku
Hanya diriku
Karena mereka juga melakukan itu padaku
AKU boleh EGOIS
AKU BERHAK AKAN ITU
09.13 / 1 Juni 2012
0 komentar:
Post a Comment