Matahari terbit lebih cerah hari ini. Pertama aku begitu
senang untuk merencanakan hari ini akan terlewati dengan bahagia. Sesaat senyum
ini sangat merekah tetapi tiba-tiba hati ini merasa sakit. Alasannya aku tau sangat tahu
karena memang hanya ada 1 alasan. Rindu ini, namamu yang membuat hati ini tiba-tiba
sakit dan dada ini merasa begitu sesak. Aku memang tak mengingkari rindu ini,
benar-benar tak mengingkarinya. Semua kesenangan yang telah kuhimpun semua
kekuatan yang masih kusimpan dan kukunci rapat-rapat pagi ini luntur begitu
saja karena sekelebat kenangan tentangmu melintas meluluhkan semuanya. Kenangan
tentang cinta pertama bukan pacar pertama memang sulit untuk dilupakan. Aku memang
tak bisa melupakanmu tetapi setidaknya kamu tidak terlalu sering muncul dalam
ingatanku, begitu saja aku sudah sangat berterima kasih. Kamu memang bukan kutukan
buatku tapi kehadiranmu membuatku sangat tidak nyaman bahkan jika itu hanya
sekedar bayanganmu atau kenangan tentangmu didalam otakku yang tak pernah bisa
kukendalikan kapan munculnya. Cukup untuk
pagi ini dan efeknya pasti sampai hari ini berakhir. Terima kasih masih
membuatku sakit karenamu mungkin beginilah caraku merasakan hidup yang
sebenarnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment