Ketika aku berdiri disini
mengambil langkah untukmu, aku menyadari ini langkah yang cukup berani. Kamu
masih saja menganggap ini hal yang main-main dariku. Kamu selalu mengingkari
semua yang aku katakan, sebuah pengakuanku kamu tetap menganggapnya sebagai lelucon.
Kamu menyangkalnya, aku tahu kamu takut akan keberanianku mengambil langkah
ini. Diam itulah respon darimu yang ku anggap wajar, karena kamu masih belum
yakin akan hatimu sendiri ya kan? Tapi aku sudah terlanjur memutuskan untuk
mengambil langkah ini. Mengenali apapun yang ada didalam dirimu dan tidak
membandingkan dengan siapapun. Harusnya itu juga yang kamu lakukan ketika kamu
memutuskan untuk meninggalkan semua masa lalu itu. Tidak membandingkan masa
depan yang belum kau jalani dengan masa lalu yang kau katakan ingin kau
lupakan. Kamu tidak bisakah menerimaku apa adanya, mencintai hanya aku yang
begini saja. Kamu haruskah tetap menginginkan sosok seperti masa lalumu. Ayolah
jangan menjadi lelaki yang picik, jadilah lelaki yang kuat dan teguh untuk bisa
menghargai, mencintai wanita yang jelas-jelas jauh dari harapan dan
bayang-bayang masa lalumu.
0 komentar:
Post a Comment