kerinduan tanah akan hujan


Kiranya rindu tanah akan hujan sudah terbayar. Lihatlah betapa bahagianya tanah menyambut kedatangan hujan sore itu. Hujan yang begitu egois pergi bersama musim datang dengan angkuhnya kepada tanah, sedangkan tanah seperti biasa dengan indahnya menerima hujan kembali kapanpun dia datang. Tanah tidak pernah membenci hujan sejauh dan selama apapun hujan meninggalkannya. Tanah sangat merindukannya sampai dia menahannya dalam kekeringan. Tapi apakah pernah hujan merindukan tanah? Apakah hujan datang karena dia merindukan tanah? Ataukah hanya sekedar kewajiban hujan kepada tanah? Tidak ada yang tahu kebenaran akan kedatangan hujan, yang mereka tahu hujan datang kepada tanah dan rindu tanah sudah terbanyar. Alasan kedatangan tidaklah begitu penting, yang penting hujan sudah datang. Tak bisakah kau seperti hujan? hanya datang  kepadaku tanpa harus ada alasan.

0 komentar:

Post a Comment

 
template designed by 2k6351