permainanmu VS janjiku


Aku mencoba untuk lebih sering menyapamu lagi tapi apa tanggapanmu? Kau seolah melupakanku. Siapa yang memulai untuk lebih sering menyapa? Kamu ya itu kamu, kemarin memang aku sudah berjanji untuk tidak terjatuh lagi. Tapi kamu yang terus menerus menggoyahkan langkah dan janjiku. Kini apa yang ada, aku sudah berjalan lagi kearahmumengingkari semua janjiku karena aku pikir kita punya keputusan yang sama untuk berjalan mendekat satu sama lain. Tapi kamu malah melangkah menjauh lagi dan semakin menjauh. Permainan apakah yang sedang ingin kau mainkan untukku? Membuatku terlihat seperti orang bodoh. Haruskah akau menyerah,tertipu olehmu kemudian mendekat lagi. Merasakan sakit lagi, meyakinkan diri, mengobati luka sendiri kemudian bisa bangkit. Setelah itu kau akan seperti pangeran menawarkan kefanaan lagi yang membuatku  berjalan kearahnya kemudian belum sempat sampai kau pergi menghilang dan membiarkan aku tersesat lagi. Itukah permainan yang ingin kau terus mainkan untukku? Dan aku akan tetap dengan kebodohanku mengikuti alur permainanmu sampai pada saatnya aku menyerah denganmu dan permainanmu. Mungkin itu yang akan terus aku lakukan.

0 komentar:

Post a Comment

 
template designed by 2k6351